Kopi masa lalu

Tersenyum menelan kopi masa lalu, yang pahitnya masih menempel hingga hari kemarin. ya.. hari kemarin. hari ini dan besok lidahku sudah penuh dengan tepung yang bersedia melumer dengan amilase di kelembaban malam..

Aku bertemu seorang pria di masa depan, yang aromanya pekat dengan masa lalu. tapi ia manis, semanis hari ini. ah, mungkin ia bukan masa lalu, karena ia begitu manis..

Kopi itu belum habis, ia datang lagi bukan kopi kemarin, ini kopi yang lain. Kopi masa lalu yang aromanya sampai di hari esok. Selamat datang kembali di kehidupanku, entah berapa lama rasamu tak ku kecap..

Padang Bulan

padang bulanAndrea Hirata lahir di Belitong pada tanggal 24 Oktober 1982. Andrea merupakan penulis novel fenomenal Laskar Pelangi. Selain menulis Laskar Pelangi, Andrea juga menulis Sang Pemimpi, Edensor, serta Maryamah Kaarpov. Keempat novel tersebut tergabung dalam tetralogi. Keempat novel itu juga sudah terbit dalam edisi Internasional di berbagai Negara.

Setelah keempat novel itu, Andrea Hirata kembali menulis novel. Padang Bulan merupakan novel kelimanya setelah keempat novel sebelumnya. Jika keempat novel sebelumnya tergabung pada tetralogi, Padang Bulan merupakan novel pertama dari dwilogi Padang Bulan.

Kisah dari novel bermula ketika seorang anak kelas enam SD yang bernama Enong harus berhenti bersekolah karena harus mencari nafkah bagi keluarganya setelah ayah tercintanya meninggal dunia. Enong yang begitu mencintai pelajaran bahasa inggris harus berjuang mencari kerja untuk menghidupi keluarganya agar adik – adiknya tidak putus sekolah. Perjalanan penuh cobaan dan usahanya yang tiada henti menjadi sajian di dalam novel ini.

Bukan hanya Enong saja yang sengsara, Ikal yang dilanda kecemburuan juga sengsara dan kesakitan. Akibat dari cinta pertamanya terhadap seorang perempuan tionghoa, hidupnya menjadi berantakan. Berantakan karena kecemburuan Ikal terhadap lelaki lain. Kegilaan- kegilaan Ikal dan sahabat karibnya, Detektif M Nur dalam menjalani hidup bersama sebagai seorang pengangguran menjadi sajian yang unik dan tentu sangat menarik.

Novel Padang Bulan karya Andrea Hirata ini mengisahkan orang-orang melayu di kampung Belitong. Semua hal yang disajikan dalam buku ini benar-benar menarik. Bahasanya mudah untuk dipahami, sehingga buku ini dapat dibaca untuk segala umur. Apalagi buku ini juga menyajikan humor.

Dari novel Padang Bulan ini, pelajaran yang dapat dipetik adalah hidup ini penuh cobaan. Sehingga, jangan biarkan cinta membutakan segala galanya. Harus tetap berusaha dalam hidup dan harus selalu ikhlas…

Download novelnya disini: Andrea_Hirata_Padang_Bulan

Isteri Rasulullah : Aisyah Binti Abu Bakar – Obat Dari Atas Langit Ketujuh

Diantara banyak wanita yang aku kagumi beliaulah salah satunya, meski awalnya aku sempat memiliki pendapat negatif terhadap beliau, pada akhirnya beliaulah wanita yang memberikan inspirasi dalam hidupku, yang memberikan semangat untuk tetap berdiri bersama kawan-kawan IMMawati dan berjuang bersama seluruh Muslimah yang mencintai Agamanya.

Beliau adalah guru bagi kaum laku-laki, Ash-Shidiqah putri dari Ash-Shidiq seorang khalifah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bernama Abu Bakar Abdullah bin Abi Quhafah Utsman bin Amir, Al-Qursyiyah At-Taimiyah. Beliau adalah istri dari penghulu anak-anak Adam, wanita yang paling dicintai Nabi, putri dari laki-laki yang paling dicintai[1] yang merupakan obat dari atas langit yang ketujuh.

Beliau telah membuktikan kepada dunia sejak 14 abad yang lalu bahwa merupakan perkara yang sangat mungkin apabila seorang wanita lebih pandai dari kaum laki-laki, baik dalam urusan politik atau bahkan siasat perang.

Wanita ini bukanlah merupakan alumnus dari suatu universitas, dan tidak pernah pula berguru kepada cendikiawan timur dan barat, akan tetapi beliau adalah seorang murid dan lulusan dari madrasah nubuwah, madrasah iman, dan madrasahnya para pahlawan. Semenjak masa kanak-kanak dia telah dididik oleh syaikhul muslimin dan yang paling utama diantara mereka,yakni bapaknya yang bernama Abu Bakar Ash Shiddiq. Menginjak usia remaja beliau telah dibimbing oleh Nabi umat ini yang juga gurunya, manusia yang paling mulia dan yang paling utama yakni Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam suaminya. Maka berkumpullah pada diri beliau antara ilmu, keutamaan dan bayan yang mana sejarah menjadikan beliau sebagai obat yang sangat dibutuhkan sepanjang masa. Begitulah jejak-jejak beliau dipelajari dalam kuliah adab sebagaimana pentingnya nash-nash tentang adab, dan itulah fatwa-fatwa beliau dibaca menjadi topik pembicaraan di setiap sekolah sepanjang sejarah Arab dan sejarah kaum muslimin.

Beliau dinikahi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam atas perintah dari Allah[2] sebagai penghibur setelah wafatnya Khadijah. Rasulullah hendak menikahi Aisyah dan Saudah dalam waktu yang bersamaan namun kemudian beliau menikahi Saudah terlebih dahulu hingga setelah selang tiga tahun beliau nikahi Aisyah pada bulan Syawal setelah perang Badr, maka berpindahlah walimatul ‘ursy yang sederhana ke rumah nubuwah yang baru. Yakni berupa sebuah ruangan di antara ruangan-ruangan lain yang didirikan di sekitar masjid terbuat dari batu bata dan beratap pelepah daun kurma. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menempatkan atas tidur dari kulit yang berserabut, tiada batas antara dirinya dengan tanah melainkan tikar, dan pada pintu masuk beliau tutup dengan tabir.

Di dalam rumah yang sederhana inilah Aisyah radhialahu ‘anha memulai kehidupannya sebagai seorang istri secara syah yang akan dicatat oleh sejarah. Menjadi seorang istri adalah pekerjaan utama bagi wanita, dan sesungguhnya di antara tujuan utama seorang wanita adalah menjadi seorang istri dan seorang ibu. Hal itu tak dapat dielakkan sedikitpun sekalipun dia adalah seorang wanita yang memiliki harta sepenuh bumi, walaupun kehormatan dia melebihi awan, sekalipun dia telah mencapai puncak ilmu dan jabatan, maka sekali-kali tidak dapat melepaskan tanggung jawab tersebut dari lehernya, tidak akan bisa dia melepaskan tanggung jawab, dan tiada jalan bagi jiwanya untuk menyimpang darinya. Maka bagaimana mungkin akan bahagia seseorang yang menyimpang dari fitrah yang telah ditetapkan baginya?

Dalam kehidupan berumah tangga inilah Aisyah menjadi guru bagi setiap wanita di seluruh alam sepanjang sejarah. Beliau adalah sebaik-baik istri yang bergaul dengan suaminya, mendatangkan kebahagiaan di hati suaminya dan menyingkirkan apa-apa yang menyusahkannya di luar rumah berupa kesusahan hidup dan rintangan tatkala berdakwah di jalan Allah.

Beliau juga seorang istri yang paling baik jiwanya, pemurah, dan bersabar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menghadapi kefakiran dan rasa lapar hingga beberapa hari lamanya tidak terlihat asap roti ataupun masakanm. Beliau berdua hidup dengan hanya memakan kurma dan air.

Tatkala kemewahan dunia berpihak kepada kaum muslimin, pernah suatu ketika beliau diberi seratus ribu dirham sedangkan beliau dalam keadaan shaum dan beliau sedekahkan seluruhnya hingga tak ada suatu apapun dirumahnya. Salah seorang pembantunya berkata: “Jika masih ada maka belilah daging dengan satu dirham kemudian anda berbuka dengannya!” maka beliau menjawab, “Seandainya engkau berkata sejak tadi niscaya akan aku berikan.”[3]

Kefakiran tidak membuat beliau berkecil hati, dan kaya tidak membuat beliau congkak. Beliau menjaga izzah jiwanya, sehingga menjadi remehlah dunia pada pandangan matanya, beliau tidak peduli apakah dunia di hadapannya atau di belakangnya.

Beliau juga merupakan istri terbaik yang memperhatikan ilmu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga beliau pada puncak ilmu yang mana beliau menjadi guru bagi kaum laku-laki. Dan mereka menjadikan beliau sebagai rujukan dalam bidang hadits, sunnah dan fikih. Az-Zuhri berkata: “Seandainya ilmu Aisyah dibandingkan dengan ilmu seluruh wanita, niscaya ilmu Aisyah lebih utama.” [4]

Hisyam bin Urwah menceritakan dari ayahnya yang berkata: “Sungguh aku telah bertemu dengan Aisyah, maka aku tidak mendapatkan seorangpun yang lebih pintar darinya tentang Al Qur’an, hal-hal yang fardhu, sunnah, sya’ir, yang paling banyak meriwayatkan, sejarah Arab, ilmu nasab, ilmu ini, ilmu itu dan ilmu kesehatan (kedokteran), maka aku bertanya kepada beliau, “Wahai bibi….. kepada siapa anda belajar tentang ilmu kedokteran?” Maka beliau menjawab, “Tatkala aku sakit, maka aku perhatikan gejala-gejalanya dan aku mendengar dari orang-orang menceritakan perihal sakitnya, kemudian aku menghafalnya.”[5]

Dari Al-A’masy dari Abu Adh-Dhuha dari Masruq, kami bertanya kepada Masruq, “Apakah Aisyah ahli dalam bidang fara’idh?” Maka beliau menjawab, “Demi Allah sungguh aku melihat para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terkemuka bertanya kepada beliau tentang fara’idh.” [6]

Bersamaan dengan hal itu, beliau radhiallahu’anhu adalah seorang wanita yang memiliki ghirah, bahkan beliau adalah istri Nabi yang paling tinggi ghirahnya terhadap Nabi. Hal itu adalah merupakan tabiat seorang istri. Akan tetapi ghirahnya masih pada tempat yang semestinya tidak sampai melewati batas penyimpangan yang menimbulkan kemadharatan.

Di antara kejadian yang paling penting dalam kehidupan Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu’anhu adalah peristiwa tentang fitnah yang buruk dan keji terhadap beliau yang dikenal dengan “haditsul ifki” (berita dusta)[7], padahal tuduhan tersebut sangat jauh dari beliau bahkan melebihi jauhnya antara langit dan bumi. Yakni langit yang darinya turun keputusan hukum tentang bebasnya beliau dari tuduhan keji tersebut yang mana ayat-ayat tersebut senantiasa kita baca dan bernilai ibadah dengan membacanya hingga hari kiamat. Ujian tersebut merupakan pelajaran yang berharga bagi wanita yang paling utama tersebut, dan juga berisi pengisian yang bermanfaat bagi setiap wanita.

Tatkala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sakit sepulang dari haji wada’ (haji perpisahan/terakhir), dan beliau merasakan telah usailah perjalanan beliau setelah menunaikan amanah dan menyampaikan risalah, maka beliau berkata di saat istri-istri beliau mengelilingi beliau: “Di mana giliran saya untuk bermalam besok? ……dimana giliran saya besok lusa?” Seolah-olah beliau merasakan lama sekali menanti giliran Aisyah. Maka hati para ummahatul mukminin -semoga Allah meridhai- menyadari bahwa Rasulullah ingin melewati sakitnya di tempat yang paling dia sukai. Maka mereka seluruhnya berkata: “Wahai Rasulullah sesungguhnya kami telah menghadiahkan giliran kami kepada Aisyah.” [8]

Sehingga berpindahlah kekasih Allah ini ke rumah istri yang dicintainya, sedangkan Aisyah senantiasa berjaga untuk merawat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sedang sakit dengan penuh kasih sayang walaupun harus ditebus dengan jiwanya, aku tebus dirimu dengan jiwaku, bapakku dan ibuku ya Rasulullah. Tidak beberapa lama kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat sedangkan kepala beliau berada di pangkuan Aisyah.

Ummul mukminin Aisyah menuturkan saat-saat yang mengharukan tersebut: “Telah wafat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di rumahku, pada saat hari dan giliran beliau menginap di rumahku dan di atas pangkuanku. Ketika itu masuklah Abdurrahman bin Abu Bakar yang sedang membawa siwak yang masih basah, Rasulullah memandangnya seolah-olah menginginkannya, maka aku ambil siwak tersebut kemudian aku kunyah dan aku bersihkan kemudian aku hendak membersihkan gigi beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam namun beliau menolaknya. Kemudian beliau membersihkan giginya dengan cara yang sangat baik yang aku belum melihat sekalipun yang lebih baik dari yang beliau kerjakan saat itu. Selanjutnya beliau mengarahkan pandangannya kepadaku dan meletakkan kedua tangannya sedangkan aku turut mendo’akan beliau sebagaimana do’a Jibril untuk beliau, begitupula Nabi berdo’a dengan do’a tersebut tatkala sakit. Akan tetapi beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berdo’a dengan do’a tersebut. Pandangan beliau kembali mengarah ke langit kemudian bersabda: “Ar-Rafiiqul A’la, segala puji bagi Allah yang telah mengumpulkan diriku dengan dirinya pada hari terakhir kehidupannya di dunia.”[9]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dimakamkan di tempat dimana beliau wafat yakni di rumah Aisyah. Kemudian sisa-sisa hidup beliau radhiallahu ’anha beliau isi dengan mengajar para laki-laki dan wanita, dan turut mengisi lembaran sejarah hingga beliau wafat yang telah dinantikannya pada malam Selasa tanggal 17 Ramadhan tahun 57 Hijrah di saat beliau berumur 66 tahun.[10]

Sepeninggal beliau lahirlah generasi-generasi yang senantiasa meneliti celah-celah kehidupan beliau semenjak berumur enam tahun hingga beliau sukses dalam tarbiyah dan berhasil meraih teladan terbaik yang tidak pernah ada lagi di dunia ini tokoh seperti beliau sejak empat belas abad lamanya.

Foot Note:

[1] HR.al-Bukhari dan Muslim di dalam Shahihnya bahwa Amru bin Ash radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah yang paling engkau cintai ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Aisyah.” Kemudian dia bertanya lagi, “Dari golongan laki-laki ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Bapaknya ‘Aisyah.” Lihatlah dalam Shahih al-Bukhari dalam bab: Keutamaan Shahabat Nabi tentang sabda yang berbunyi, “Seandainya aku boleh mengambil kekasih…” [IV/19]. Diriwayatkan pula oleh Muslim pada Keutamaan Shahabat tentang: Keutamaan Abu Bakar, no.2384. Hadits yang kuat ini menohok hidung orang-orang Rafidhah (Syiah).

[2] HR. Bukhari dan Muslim dalam shahihnya dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku melihat dirimu dalam mimpi selama tiga malam. Engkau datang bersama malaikat terbungkus dengan kain sutra. Malaikat tersebut berkata, ‘Ini adalah istrimu!’ Kemudian aku singkap kain tersebut ternyata engkau berada di dalamnya. Maka aku katakan, ‘Sesungguhnya menikahimu adalah perintah dari Allah.’ Lihat al-Bukhari (VII/175] dalam Manaqibul Anshar pada bab: Pernikahan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan ‘Aisyah. Juga dalam at-Tabir pada bab: Melihat Wanita Tatkala BErmimpi pada bahasan “Pakaian Sutra Tatkala Tidur.” Lihat pula dalam Shaih Muslim pada Fadha’ilush Shahabah  pada bab: Keutamaan Aisyah, no.2438.

[3] Lihat al-Hakim dalam al-Mustadrak [IV/13] dan Abu Nu’aim dalam al-Hilyah  [II/48], Ibnu Sa’id dalam ath-Thabaqat [VIII/67]. Rijalnya tsiqah.

[4] Lihat al-Mustadrak oleh al-Hakim pada bab: Ma’rifatush Shahabah [IV/11]. Dan al-Haitsami dalam Majma’ az-Zawaid  [IX/240]. Ia berkata, “Diriwayatkan oleh ath-Thabari dan rijalnya tsiqah.

[5] Lihat Hilyatul Auliya’ [II/49]. Rijalnya tsiqah.

[6] HR.ad-Darimi dalam Sunannya [II/342] dan Ibnu Sa’id dalam ath-Thabaqat [VIII/66] dan al-Hakim dalam al-Mustadrak [IV/11]

[7] Akan kami bahas tentang haditsul ifki tersebut secara rinci dalam bab khsus sebagai bantahan terhadap para orientalis.

[8]  Lihat Shahih Muslim kitab Fadha’ilush Shahabah  pada bab: Keutamaan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, no.2443.

[9] HR.Ahmad dalam al-Musnad [VI/48], al-Hakim dalam Ma’rifatush Shahabah [IV/7]. Ia berkata, “Hadits ini shahih menurut syarat Syaikhaini dan begitu pula menurut adz-Dzahabi.”

[10] al-Istii’ab [IV/1885] dan Tarikh ath-Thabari Hawadits Sanah, 58 H.

Sumber:
“Mereka Adalah Para Shahabiyat [Nisaa’ Haular Rasul], Mahmud Mahdi al Istambuli & Musthafa Abu An Nashir Asy Syalabi, Penerbit at-Tibyan, Hal.54-59.
http://kisahislam.net/2011/08/22/aisyah-binti-abu-bakar-obat-dari-atas-langit-yang-ketujuh/

Golongan Darah Dan Hubungannya Dengan Karakter Manusia

Aku sering membaca TL @TypeDarah di akun twitterku, tentang karakter dan hubungan sifat manusia berdasarkan golongan darahnya, meskipun akun tersebut sering sekali update namun rasanya tak pernah puas karena hanya sedikit-sedikit yang dibahas. Akhirnya aku mencari tahu tentang golongan darah dan hubungannya dengan karakter manusia, dan bertemulah aku dengan Mr Sofyan di forumDetik. Pertanyannya “Apakah benar karakter seseorang dapat diketahui melalui golongan darahnya?” Percaya tidak percaya, begitulah setidaknya yang telah diriset dan dibuktikan oleh director of the Blood Type Humanics Research dari Jepang, Toshitaka Nomi.

Golongan darah A

  1. Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.
  2. Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala.
  3. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten.
  4. Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin.
  5. Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
  6. mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya.
  7. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama.

Cara berkomunikasi dengan orang bergolongan darah A
Jangan mengangkat topik yang konfrontatif, misalnya, topik kontroversial karena mereka orang yang tidak suka membuat konfrontasi dengan lawan bicara.
Gunakan kata-kata yang relatif sopan karena mereka sangat sensitif dan terkadang konservatif sehingga kata-kata yang tidak sesuai dengan standar kesopanan minimal akan dapat menyinggung mereka.
Jika menjawab usahakan dengan lengkap dan bermakna karena mereka adalah orang yang sangat sempurna dan kurang menyukai hal yang setengah-setengah.
Mintalah pandangan dan pendapat mereka karena mereka sangat kreatif untuk hal ini dan dengarkan dengan saksama ketika mereka menjelaskan.
Jangan melebihi mereka saat menyampaikan sesuatu. Artinya, jangan sampai mereka merasa dilampaui dalam hal kepintaran dan pengalaman, misalnya.
Hargai mereka dengan memuji seperlunya karena pujian yang berlebihan akan membuat mereka ragu dengan ketulusan si pemuji.

Golongan darah B

  1. Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya.
  2. Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan.
  3. Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya.
  4. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan.
  5. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka.
  6. Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.

Cara berkomunikasi dengan orang bergolongan darah B :
Mulailah pembicaraan dengan runtun, jangan melompat-lompat karena mereka kurang menyukai hal-hal yang tidak teratur
Jangan memulai pembicaraan tanpa mengakhirinya.
Gunakan data-data akurat, bukan rekaan.
ika mengajak kerjasama, pastikan bahwa mereka bersedia.
Berbicaralah kepada otaknya bukan hatinya. (kalo ini bukan saya, kalo saya harus pakek hati. hehe)
Gunakan lebih banyak fakta rasional daripada sosial.
Jangan menggunakan gaya bicara yang terburu-buru.
Orang dengan golongan darah B lebih suka mendengarkan uraian rinci dan runtun. Mereka suka ada awal dan akhir dari sebuah percakapan. Karena mereka sangat concern dengan apa yang telah dimulai untuk dapat diakhiri. Mereka tidak suka orang yang berbicara secara tidak jelas dan tanpa pertimbangan rasional karena mereka lebih menggunakan nalar rasio-nya daripada perasaannya.

Golongan darah O

  1. Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut.
  2. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu).
  3. Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.
  4. Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, “loved by all”. Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.
  5. Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru.
  6. Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV.
  7. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai..

Cara berkomunikasi dengan orang bergolongan darah O
Berbicaralah dengan semangat dan penuh vitalitas. Karena mereka kurang menyukai orang-orang yang terkesan lemah, letih, lesu, lemas, letoy, dan loyo yang dianggap tidak dapat mengikuti ritme mereka yang penuh dengan energi.
Jangan gunakan kata-kata negatif dan pesimis karena kelompok kata itu tidak terdapat dalam kamus mereka yang penuh dengan semangat positif dan optimis.
Ketika mengikat sebuah kontrak, pastikan dengan tegas bahwa mereka komit dengan apa yang telah disepakati dan dapat bertanggung jawab atas penyelesaiannya.
Berkatalah dengan jujur karena mereka juga demikian adanya. Sekali kebohongan terdeteksi, mereka tidak akan percaya lagi pada lain kesempatan.
Tunjukkan bahasa tubuh yang penuh keceriaan dan semangat.

Golongan darah AB

  1. Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut.
  2. Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian.
  3. Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya.
  4. Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian.
  5. Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam.
  6. Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka.

Cara berkomunikasi dengan orang bergolongan darah AB
Pertama-tama, ikuti dulu alur pembicaraan mereka.
Selanjutnya, berbicaralah secara tegas karena mereka mudah berubah-ubah.
Bicaralah tentang seni dan metafisika untuk memulai percakapan yang lebih panjang jika hal itu diinginkan.
Jika membuat janji, pastikan mereka memahaminya dan setuju.
Jangan ambil keputusan sepihak karena mereka termasuk orang yang suka menentukan sebuah keputusan secara sepihak. Diskusikanlah dengan sinergis.
Jangan terlalu banyak mengumbar kata dan janji karena mereka sulit mengingat, apa lagi menjalankan kewajiban yang semakin banyak.

Bagaimana? Apakah sesuai dengan karakter anda??
Golongan darahku A, beberapa sesuai tapi aku merasa sedikit mirip dengan O, tentu saja karena aku bukan darah murni (hoho,, open book harry potter :D) ayahku O dan Ibuku A, dan karakter keduanya ada padaku.
Special Tank’s :
http://forum.detik.com/golongan-darah-dan-hubungannya-dengan-karakter-manusia-t49571.html
http://9a27nurlailiatulmachmudah.blogspot.com/2012/06/golongan-darah-dan-hubungannya-dengan.html

Hawa diciptakan dari Tulang Rusuk Adam?

Suatu hari dalam kajian IMMawati, kami mengangkat topik wanita-wanita yang sering disebut dalam Al-Qur’an. Meski jarang sekali Allah menyebutkan sebuah Nama namun secara tersirat sesungguhnya jelas siapa wanita yang dimaksud. Wanita pertama yang jadi topik perpincangan ialah Siti Hawa, wanita istimewa yang di ciptakan Allah untuk mendampingi Nabi Adam. Beberapa permasalahan pemahaman mulai diangkat, salahsatu permasalahannya yaitu apakah benar Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam? Awalnya aku berpikir kenapa harus ada pertanyaan demikian. Selain itu juga dibahas tentang spekulasi yang berkembang di masyarakat awam bahwa ‘wanita memang diciptakan sebagai mahluk penggoda’ pasalnya Adam diturunkan ke bumi karena mengikuti keinginan Hawa untuk memakan buah yang dilarang oleh Allah. Subhanallah serendah itu kah drajat wanita?

Maka akan ku bagi hasil diskusi kami dalam tulisan dibawah ini…

Di dalam salah satu tulisan, yang berjudul ”Perempuan dijadikan dari tulang rusuk ?”, Ustadz H.M. Nur Abdurrahman, menulis :

Menurut ayat Kawniyah jumlah tulang rusuk laki-laki yang sebelah kanan sama banyak dengan jumlah yang sebelah kiri. Apabila Siti Hawa dijadikan dari salah satu tulang rusuk Adam, maka tentu ada satu tulang rusuk Adam yang berkurang di sebelah kanan atau sebelah kiri, yang akan menurun menjadi warisan anak cucu Adam.

Jadi setelah diuji coba dengan ayat Kawniyah, maka gugurlah pendapat yang menyatakan, perempuan berasal dari tulang rusuk.

Di dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda :

    – QAL RSWL ALLH SHLY ALLH ‘ALYH W SLM ASTWSHWA BALNSAa KHYRA .- FaaN ALMRAt KHLQT MN DHL’A – WAN A’AWJ MA FY ALDHL’A A’ALAH – FAN DZHBT TQYMH KFRTH – WAN TRKTH LM YZL A’AWJ – FASHTWSHWA BALNSAa ( RWAH MTFQ ‘ALYH ),

    – Qa-la rasu-luLlahi shallLa-hu ‘alayhi wasallam Ishtawshu- bin nisa-i khayran , fainnal mar.ata khuliqat min dhal’in , wain a’waju ma- fil dhil’i a’la-hu , fain dzhabat taqiymuhu kasratuhu , wain taraktuhu lam yazil a’waju , fashtawshu- bin nisa-i (mutafaqqun ‘alayhi),

    “berwasiatlah/nasihatilah kepada perempuan-perempuan kalian dengan kebaikan, sebab mereka diciptakan bersifat seperti tulang rusuk. Sesungguhnya tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas. Jika kalian memaksa/berkeras untuk meluruskannya, niscaya ia akan patah. Namun jika kalian biarkan, mereka akan senantiasa bengkok, maka berwasiatlah/nasihatilah dengan kebaikan kepada perempuan-perempuan.” (H.R. Bukhari&Muslim).

Dalil di atas, semakin mempertegas bahwa perempuan itu bersifat seperti tulang rusuk, dan bukan berasal dari tulang rusuk.

Syaikh Muhammad Abduh di dalam pelajaran tafsirnya, yang dicatat oleh muridnya Sayid Muhammad Rasyid Ridha pada tafsirnya al-Manar, menyatakan pula pendapat bahwa Hadis mengatakan perempuan terjadi dari tulang rusuk itu, bukanlah benar-banar tulang rusuk, melainkan suatu kias perumpamaan belaka, sebagai ada juga contoh demikian di dalam QS. Al-Anbiya’ (21) ayat 27, yang berbunyi : ” Telah dijadikan manusia itu dari sifat terburu-buru ” (Tafsir Al Azhar, Juzu I, halaman 170).

Kejadian Perempuan

Dengan memperhatikan, QS. An Nisa’ (4) ayat 1, yang berbunyi :

    – Ya-ayyuha nNa-su Ittaquw Rabbakumu Lladziy Khalaqakum min Nafsin Wa-hidatin wa Khalaqa minha- Zawjaha- wa Batstsa minhuma- Rija-lan Katsiyran wa Nisa-an,

“Hai sekalian manusia bertaqwalah kepada Maha Pengaturmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya menciptakan jodohnya dan dari pada keduanya memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.

Dalam memaknai ayat tersebut di atas, Ustadz Muhammad Nur Abdurrahman, menulis :  jika ditanyakan makna : “man hiya Nafsun Wahidah wa man huwa Zawjuhaa?”, tentu tidaklah ditujukan kepada Adam, karena Adam adalah mudzakkar (gender laki-laki), padahal Nafsun Wahidah adalah muannats (gender perempuan), yang merupakan pasangan dari Zawjun mudzakkar.

Manusia terdiri atas tiga tataran, jasmani, nafsani dan ruhani. Yang dimaksud dengan “Nafs(un)” dalam ayat (4:1) adalah tataran nafsani dari Adam, yaitu “diri” atau “jiwa” Adam. Sehingga Siti Hawa yang diciptakan “min Nafsin Wahidatin” itu adalah majazi (metaforis). Artinya Siti Hawa itu adalah “belahan jiwa” dari jiwa Adam. Artinya suami isteri itu seyogianya merupakan satu jiwa.

Sementara buya HAMKA, ketika menafsirkan ayat yang berbunyi ”… yang telah menjadikan kamu dari satu diri… (QS.4:1)”, menulis :

    “… seluruh manusia itu, laki-laki dan perempuan, di benua manapun mereka berdiam, dan betapapun warna kulitnya, namun mereka adalah diri yang satu. Sama-sama berakal, sama-sama menginginkan yang baik dan tidak meyukai yang buruk. Sama-sama suka kepada yang elok dan tidak suka kepada yang jelek. Oleh karena itu hendaknya dipandang orang lain itu sebagai diri kita sendiri juga. Dan meskipun ada manusia yang masyarakatnya telah amat maju dan ada pula yang masih sangat terbelakang, bukanlah berarti bahwa mereka tidak satu… “ (Tafsir Al Azhar, Juzu IV, halaman 220-221)

Dengan demikian, semakin jelaslah, bahwa sesungguhnya perempuan ibarat tulang rusuk, dan bukan diciptakan dari tulang rusuk. Hal ini juga bermakna Hawa bukan berasal dari Tulang Rusuk Adam…

Sedangkan untuk permasalahan wanita sebagai mahkluk penggoda, hal ini jelas tidak benar. Syetanlah yang menjerumuskan ‘keduanya’ peristiwa ini hanyalah skenario yang dirancang oleh Allah. Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan kepada Adam dan Hawa mengenai apa yang boleh mereka kerjakan dan apa yang tidak boleh mereka kerjakan. Adam dan Hawa diturunkan ke Bumi bukan karena hukuman melainkan karena sebelum mereka diciptakan, Allah memang akan menjadikan manusia sebagai khalifah di muka Bumi. Oleh karena itu jika mereka tidak memakan buah terlarang pun mereka tetap akan diturunkan ke Bumi.

^_^

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
Yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
Yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
Memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
Tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
Rendahnya nilai dirimu

Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

Taufik Ismail_

(Dengan segala kerendahan hati dan sebaik-baik jiwa yang ku punya,
sungguh aku sangat suka puisi ini…)

Bakteri Yang Menguntungkan Dan Merugikan Bagi Manusia, Hewan Dan Tumbuhan

Bidang Lingkungan

  1. Bakteri Pengurai

Bakteri pengurai merupakan kelompok bakteri yang mampu mendekomposisi organisme  lain yang telah mati menjadi unsur-unsur penyusunnya yang akan kembali ke lingkungan. Bakteri pengurai ini termasuk ke dalam organisme saprofit karena kemampuannya untuk menguraikan senyawa organik yang ada di alam.  Bakteri saprofit menguraikan tumbuhan atau hewan yang telah mati dan sisa-sisa atau kotoran organisme.

Kelompok mikroorganisme ini menguraikan protein, karbohidrat dan senyawa organik lain menjadi karbon dioksida (CO2), gas amoniak, dan senyawa-senyawa lain yang lebih sederhana. Sebagai contoh, beberapa jenis bakteri pengurai mampu membentuk senyawa NH3 dari proses dekomposisi biomolekul protein melalui proses amonifikasi yang kemudian akan masuk ke dalam siklus nitrogen dan selanjutnya digunakan oleh organisme lain. Oleh karena itu, keberadaan bakteri ini berperan cukup besar dalam siklus unsur organik dalam suatu biosfer. Proteus dan Clostridium merupakan contoh bakteri pengurai yang umum ditemukan. Tidak hanya berperan sebagai pengurai senyawa organik, beberapa kelompok bakteri saprofit juga merupakan patogen oportunis. Clostridium tetani pada umumnya ditemukan di tanah sebagai pengurai senyawa organik, namun dapat masuk ke dalam tubuh manusia dan menjadi agen penyakit tetanus.

  1. Bakteri nitrifikasi

Bakteri nitrifikasi adalah kelompok bakteri yang mampu menyusun senyawa nitrat dari senyawa amonia  yang pada umumnya berlangsung secara aerob di dalam tanah. Kelompok bakteri ini bersifat kemolitotrof  karena menggunakan senyawa nitrogen  inorganik sebagai dalam siklus hidupnya. Metabolisme  senyawa nitrogen ini memerlukan senyawa karbon dioksida sebagai sumber karbonnya yang diikat dalam siklus Calvin. Pada umumnya, bakteri nitrifikasi bersifat nonmotil (tidak dapat bergerak) sehingga cenderung untuk melekat pada permukaan benda yang ada di sekelilingnya. Bakteri nitrifikasi berkembang biak dengan cara membelah diri, tetapi tidak dapat membentuk spora. Proses nitrifikasi terdiri berlangsung dalam dua tahapan besar yang masing-masing diperankan oleh kelompok organisme yang berbeda:

a)      Nitritasi: oksidasi amonia menjadi nitrit oleh bakteri nitrit. Proses ini dilakukan oleh kelompok bakteri Nitrosomonas  dan Nitrosococcus.

b)      Nitratasi: oksidasi senyawa nitrit menjadi nitrat oleh bakteri nitrat. Proses ini dilakukan oleh kelompok bakteri Nitrobacter.

Kelompok bakteri ini banyak ditemukan di tanah dan di lingkungan perairan, terutama bila terdapat banyak tersedia senyawa amonia. Dalam bidang pertanian, nitrifikasi sangat menguntungkan karena menghasilkan senyawa yang diperlukan oleh tanaman yaitu nitrat

  1. Bakteri denitrifikasi

Bakteri denitrifikasi adalah kelompok bakteri yang memiliki kemampuan untuk melakukan reaksi reduksi senyawa nitrat (NO3-) menjadi senyawa nitrogen bebas (N2). Pada beberapa kelompok bakeri denitrifikasi, dapat ditemukan senyawa nitrogen oksida (NO) sebagai hasil sampingan metabolisme. Proses ini pada umumnya berlangsung secara anaerobik (tanpa melibatkan molekul oksigen, O2). Contoh bakteri yang mampu melakukan metabolisme ini adalah Pseudomonas stutzeri, Pseudomonas aeruginosa, and Paracoccus denitrificans. Nitrogen  bebas ini kemudian akan digunakan oleh tanaman dan mikroorganisme lain untuk menunjang pertumbuhannya.

Proses denitrifikasi merupakan salah satu dari rangkaian siklus nitrogen yang berperan dalam mengembalikan senyawa nitrat yang terakumulasi di wilayah perairan, terutama laut, untuk kembali dipakai dalam bentuk bebas. Di samping itu, reaksi ini juga menghasilkan nitrogen dalam bentuk lain, seperti dinitrogen oksida (N2O). Senyawa tersebut tidak hanya dapat berperan penting bagi hidup berbagai organisme, tetapi juga dapat berperan dalam fenomena hujan asam dan rusaknya ozon. Senyawa N2O akan dioksidasi menjadi senyawa NO dan selanjutnya bereaksi dengan ozon (O3) membentuk NO2- yang akan kembali ke bumi dalam bentuk hujan asam (HNO2).

  1. Bakteri Nitrogen

Bakteri nitrogen atau dikenal juga sebagai bakteri pengikat nitrogen adalah kelompok bakteri yang mampu mengikat nitrogen  (terutaman N2) bebas di udara dan mereduksinya menjadi senyawa amonia (NH4) dan ion nitrat (NO3-) oleh bantuan enzim nitrogenase. Kelompok bakteri ini biasanya bersimbiosis  dengan tanaman kacang-kacangan dan polong untuk membentuk suatu simbiosis mutualisme  berupa nodul atau bintil akar untuk mengikat nitrogen bebas di udara yang pada umumnya tidak dapat digunakan secara langsung oleh kebanyakan organisme. Secara umum, kelompok bakteri ini dikenal dengan istilah rhizobia, termasuk di dalamnya genus bakteri Rhizobium, Bradyrhizobium, Mesorhizobium, Photorhizobium, dan Sinorhizobium. Contoh bakteri nitrogen yang hidup bersimbiosis dengan tanaman polong-polongan yaitu Rhizobium leguminosarum, yang hidup di akar membentuk nodul atau bintil-bintil akar.

Rhizobium banyak digunakan sebagai pupuk hijau pada beberapa tanaman, seperti Crotalaria, Tephrosia, dan Indigofera. Akar tanaman polong-polongan tersebut menyediakan karbohidrat dan senyawa lain bagi bakteri melalui kemampuannya mengikat nitrogen bagi akar. Jika bakteri dipisahkan dari inangnya (akar), daya tangkap dan efisiensi penyerapan nitrogen oleh tanaman akan berkurang cukup signifikan. Bintil-bintil akar melepaskan senyawa nitrogen organik ke dalam tanah tempat tanaman polong hidup. Dengan demikian terjadi penambahan nitrogen yang dapat menambah kesuburan tanah.

Bidang Pangan

Terdapat beberapa kelompok bakteri yang mampu melakukan proses fermentasi  dan hal ini telah banyak diterapkan pada pengolahan berbagi jenis makanan. Beberapa makanan hasil fermentasi dan mikroorganisme yang berperan:

No

Nama Bakteri

Nama Produk/Makanan

Bahan Baku

1 Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus Yoghurt Susu
2 Streptococcus lactis Mentega Susu
3 Lactobacillus sp. Terasi Ikan
4 Lactobacillus sp. Asinan buah-buahan Buah-buahan
5 Pediococcus cerevisiae Sosis Daging
6 Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus lactis Kefir Susu

Beberapa spesies bakteri pengurai dan patogen dapat tumbuh di dalam makanan.  Kelompok bakteri ini mampu memetabolisme berbagai komponen di dalam makanan dan kemudian menghasilkan metabolit sampingan yang bersifat racun. Clostridium botulinum, menghasilkan racun botulinin, seringkali terdapat pada makanan kalengan dan kini senyawa tersebut dipakai sebagai bahan dasar botox. Beberapa contoh bakteri perusak makanan

ü  Burkholderia gladioli (sin. Pseudomonas cocovenenans), menghasilkan asam bongkrek, terdapat pada tempe bongkrek.

ü  Leuconostoc mesenteroides, penyebab pelendiran makanan, penurunan pH, dan pembentukkan gas.

Bidang Kesehatan

Tidak hanya di bidang pangan, bakteri juga dapat memberikan manfaat dibidang kesehatan. Antibiotik merupakan zat yang dihasilkan oleh mikroorganisme dan mempunyai daya hambat terhadap kegiatan mikroorganisme lain dan senyawa ini banyak digunakan dalam menyembuhkan suatu penyakit. Beberapa bakteri yang menghasilkan antibiotik adalah:

ü  Streptomyces griseus, menghasilkan antibiotik streptomycin
ü  Streptomyces aureofaciens, menghasilkan antibiotik tetracycline
ü  Streptomyces venezuelae, menghasilkan antibiotik chloramphenicol
ü  Penicillium, menghasilkan antibiotik penisilin
ü  Bacillus polymyxa, menghasilkan antibiotik polymixin.

Selain itu ada juga bakteri yang bersifat merugikan. Pada manusia, beberapa jenis bakteri yang sering kali menjadi agen penyebab penyakit adalah Salmonella enterica subspesies I serovar Typhi yang menyebabkan penyakit tifus, Mycobacterium tuberculosis yang menyebabkan penyakit TBC, dan Clostridium tetani yang menyebabkan penyakit tetanus. Bakteri patogen juga dapat menyerang hewan ternak, seperti Brucella abortus yang menyebabkan brucellosis  pada sapi dan Bacillus anthracis yang menyebabkan antraks. Untuk infeksi pada tanaman yang umum dikenal adalah Xanthomonas oryzae yang menyerang pucuk batang padi dan Erwinia amylovora yang menyebabkan busuk pada buah-buahan.