El Niño

Fernando José Torres Sanz (lahir di Fuenlabrada, Comunidad de Madrid, Spanyol, 20 Maret 1984; umur 28 tahun) adalah pemain sepak bola Spanyol  yang bermain sebagai penyerang untuk Chelsea  di Liga Primer Inggris dan tim nasional Spanyol. Ia dijuluki El Niño (Bocah laki-laki dalam bahasa Spanyol).

Torres memulai karier dengan akademi sepak bola Atlético Madrid hingga kemudian menembus skuat utama tim tersebut. Ia membuat debut pada musim kompetisi 2001–02. Ia mencetak 7 gol dari 40 kali penampilan di dua musim Segunda División. Selama bermain untuk Atlético, Torres berhasil 75 gol dalam 174 penampilan di La Liga. Torres bergabung dengan tim Liga Primer Inggris Liverpool pada tahun 2007 dengan memecahkan rekor transfer klub. Di musim perdananya bersama Liverpool, ia mencatat sejarah setelah berhasil mencetak lebih dari 20 gol liga, rekor yang bertahan sejak Robbie Fowler melakukannya di musim 1995–96. Torres menjadi pemain Liverpool tercepat dalam sejarah klub tersebut yang mencetak 50 gol liga setelah mencetak gol ke gawang Aston Villa pada bulan Desember 2009. Torres bergabung dengan Chelsea pada bulan Januari 2011 dengan biaya transfer £50 juta; memecahkan rekor transfer pemain di Britania Raya sekaligus menjadikannya sebagai pemain Spanyol termahal dalam sejarah.

Torres memperkuat timnas senior Spanyol sejak tahun 2003. Ia membuat debut saat menghadapi Portugal pada bulan September 2003. Torres merupakan anggota skuat Spanyol di putaran final Euro 2004, Piala Dunia FIFA 2006, Euro 2008 dan Piala Dunia FIFA 2010. Ia tidak mencetak satu gol pun pada Euro 2004, namun mencetak tiga gol pada Piala Dunia 2006. Ia mencetak dua gol pada Euro 2008, termasuk gol kemenangan Spanyol 1–0 atas Jerman di laga final. Ia memenangkan Piala Dunia 2010, namun tidak mencetak satu gol pun pada turnamen tersebut.

Torres lahir pada 20 Maret 1984 di Fuenlabrada, Comunidad de Madrid, Spanyol. Ia mulai tertarik bermain sepak bola sejak kecil. Saat berusia 5 tahun ia bergabung dengan Parque 84.  Ibunya, Flori Sanz setiap hari selalu menemani Torres saat berlatih sementaranya ayahnya, José Torres pergi bekerja. Kakeknya sebenarnya tidak terlalu berhasarat pada sepak bola, namun sangat bangga menjadi pendukung Atlético Madrid, yang juga diwarisi Torres sebagai pendukung klub tersebut.

Torres mulai bermain sepak bola sebagai seorang penjaga gawang, seperti kakaknya. Ketika berusia tujuh tahun, setelah terinspirasi dari karakter anime Kapten Tsubasa, ia mulai bermain sebagai penyerang dalam sebuah kompetisi sepak bola dalam ruangan bersama klub di dekat tempat tinggalnya, Mario’s Holland. Tiga tahun kemudian, ketika berusia 10 tahun, dia mulai bermain dalam pertandingan sepak bola 11-lawan-11 bersama Rayo 13. Ia berhasil mencetak 55 gol dalam semusim dan kemudian mendapat kesempatan untuk berlatih bersama Atlético bersama 12 pemain lain Rayo 13. Para pemandu bakat Atlético terkesan dengan penampilan Torres sehingga ia bergabung dengan akademi sepak bola klub tersebut saat berusia 11 tahun pada tahun 1995.

ATLETICO MADRID

Tahun 2001, Torres masuk ke tim utama Atletico Madrid. Setelah sebelumnya bermain untuk tim Atletico Madrid B, Torres memulai debutnya melawan tim Leganes. Lalu,memulai gol pertamanya melawan Albacete. Musim pertamanya bersama Atletico Madrid. Hanya Mencetak 6 Gol dari 36 pertandingan yang dijalani nya,tetapi Tim nya bisa promosi ke La Liga,tidak hanya itu Atletico Madrid berhasil Juara Liga Adelante,dan Runner-up Copa Del Rey. Torres pun sempat diminati Sevilla yang krisis striker. Torres pun menolak pinangan tersebut,bermain di La Liga.Pencapaian Torres fantastis,baru berumur 18 tahun sudah menjadi andalan Atletico Madrid,dari 31 pertandingan bersama Atletico Madrid bisa mencetak 22 Gol.Torres pun menjadi ikon Atletico Madrid,yang dimana Torres berjanji setia.Fernando Torres membuat timnya mencuat di peringkat 6 Klasemen.Torres juga mencetak gol-gol penting ketika melawan tim raksasa La Liga.Contoh:ketika Atletico Madrid menahan Valencia di kandang sendiri dengan skor 1–1,Melawan tim Real Madrid sempat unggul walaupun akhirnya kalah di Santiago Bernabeu dengan skor 2–1.Melawan Barcelona dimana Torres mencetak dua gol ketika hanya kalah tipis 3–2 di Camp Nou.Yang paling fantastis mencetak Gol Salto ketika melawan tim raksasa Sevilla di kandang sendiri walaupun tertahan 2–2.Barcelona pun ditaklukan di kandang sendiri dengan dua gol Torres tanpa balas.Melawan Valencia,Torres dengan bangga hatrick dengan skor 4–1.Melawan Real Madrid di kandang sendiri harus tertahan 2–2,1 gol torres lewat kepalanya sempat unggul 2–1 atas Real Madrid.Sevilla dengan perkasa menaklukan Atletico Madrid di Ramon Sanchez Pinzjuan,dengan Skor 3–1,Gol Torres sangat indah dengan melakukan teknik Banana shot yang tidak bisa di tahan Andres Palop. Janji Torres yang setia harus patah karena Liverpool meminangnya di tahun 2007,dengan harga 37 Juta Euro.

LIVERPOOL

Di pertengahan tahun 2007, Torres resmi bergabung dengan salah satu klub yang menjuarai 18 kali Premier League, Liverpool. Torres memulai debut dengan kemenangan 2–1 atas Aston Villa. Dan ia bermain di Liga Championship pertama kali ketika melawan Toulouse di fase grup dengan menang 1–0. Gol debutnya terjadi ketika melawan raksasa Chelsea sempat unggul 1–0 lewat gol Torres, meski akhirnya tertahan imbang 1–1 di akhir pertandingan tersebut. Torres mencetak hattrick pertamanya ketika melawan Reading dengan skor akhir 4–2 untuk Liverpool. Torres pun meraih gelar Young Player Of The Week.Dia mencetak gol pertama di Liga Championship ketika Porto di gunduli Liverpool 4–1.

Bersama dengan Liverpool, Torres menduduki peringkat ke-50 dari “50 pemain Liverpool terhebat” yang dibuat oleh majalah The Times, mengingat pengaruhnya yang dia berikan kepada Liverpool dalam waktu hanya satu setengah tahun bermain di sana.

Apa yang telah diberikannya kepada salah satu klub raksasa Inggris itu membuatnya jadi ikon Liverpool, dan Torres berjanji untuk tetap setia kepada Liverpool. Pemain berkebangsaan Spanyol ini pun meraih gelar Premier League Player Of The Month di bulan Februari. Musim pertama nya bersama Liverpool berakhir dengan 20 Gol bagi Torres di Premier League. Ia bahkan menjadi kandidat PFA Players’ Player of the Year walau akhirnya yang terpilih Cristiano Ronaldo.

CHELSEA

Pada 27 Januari 2011, Chelsea  mengajukan tawaran £40 juta kepada Liverpool, namun ditolak. Torres kemudian mengajukan permohonan transfer kepada Liverpool keesokan harinya yang kemudian juga ditolak.

Torres kemudian bergabung ke Chelsea pada 31 Januari 2011, dengan biaya transfer dilaporkan £50 juta dan menandatangani kontrak berdurasi lima setengah tahun,. Transfer Torres ini menjadi rekor transfer terbesar dalam sejarah di Britania Raya.

Torres melakukan debut bagi Chelsea saat kekalahan kandang 0–1 dari mantan klubnya Liverpool, pada 6 Februari 2011. Pada 23 April, Torres mencetak gol liga pertamanya untuk Chelsea saat kemenangan kandang 3–0 atas West Ham United, yang berarti pula mengakhiri “puasa gol”nya dalam 903 menit.

Musim 2011-12

Torres memulai musim baru dengan tampil sebagai Man of the Match saat Chelsea menahan imbang Stoke City 0–0. Pada 18 September 2011, Torres mencetak gol liga pertamanya musim ini saat kekalahan tandang 1–3 atas Manchester United. Torres kembali mencetak gol pada 24 September 2011, saat kemenangan kandang 4–1 atas Swansea City. Ia juga mendapat kartu merah dari wasit karena melakukan sliding tackle dengan dua kaki pada pertandingan tersebut dan harus menjalani hukuman tidak boleh bermain di 3 pertandingan dalam kompetisi domestik. Torres kembali tampil di ajang Liga Champions UEFA saat Chelsea menghadapi Racing Genk pada 19 Oktober 2011. Ia berhasil mencetak 2 gol dan membawa Chelsea menang 5–0. Pada 18 Maret 2012, Torres mencetak 2 gol saat kemenangan kandang 5–2 atas Leicester City di babak perempat final Piala FA. Ia juga turut andil dengan memberikan assist untuk 2 gol lain yang masing-masing dicetak oleh Salomon Kalou dan Raul Meireles pada pertandingan tersebut.

Pada 31 Maret 2012, setelah menerima assist dari Daniel Sturridge, Torres mencetak gol penutup kemenangan tandang 4–2 atas Aston Villa. Gol tersebut merupakan gol liga pertamanya dalam enam bulan terakhir.

Pada 24 April 2012, setelah masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Didier Drogba, Torres mencetak sebuah gol pada menit terakhir pada pertandingan menghadapi Barcelona di putaran kedua semifinal Liga Champions UEFA. Gol tersebut membuat pertandingan berakhir dengan skor imbang 2–2 sekaligus meloloskan Chelsea ke babak final dengan skor aggregat 3–2.

Untuk pertama kalinya sejak dibeli dari Liverpool FC, Torres mencetak trigol pada Liga Utama Inggris saat pertandingan melawan QPR di Stamford Bridge yang berakhir dengan skor 6-1 pada tanggal 29 April 2012.

Prestasi

Klub

Atlético Madrid
Segunda División: 2002

Chelsea
Premier League Asia Trophy: 2011
Piala FA: 2011–12
Liga Champions UEFA: 2011–12

Tim nasional
Spanyol
Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA U16: 2001
Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA U19: 2002
Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA: 2008
Piala Dunia FIFA: 2010
Individual
Top skor Nike Cup: 1999
Pemain Terbaik Algarve Tournament: 2001
Top skor Algarve Tournament: 2001
Pemain Terbaik Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA U16 2001
Top Skor Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA U16 2001
Pemain Terbaik Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA U19 2003
Top Skor Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA U19 2003
Pemain Terbaik Bulanan Liga Primer Inggris: Februari 2008, September 2009
Anggota Tim Terbaik Dunia versi FIFPro: 2008, 2009
Anggota Tim Terbaik PFA: 2007–08, 2008–09
Pemain Terbaik Liverpool 2008
Anggota Tim Terbaik Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA: 2008

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Fernando_Torres

One thought on “El Niño

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s